
Palembang – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, SMA Muhammadiyah 1 Palembang menggelar kegiatan Pawai Muharram 1448 H yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai hijrah, kebersamaan, kreativitas, serta semangat menyongsong tahun baru dengan pribadi yang lebih baik.
Berbeda dari pawai pada umumnya, setiap kelas menampilkan konsep dan tema yang unik serta menarik. Berbagai ide kreatif ditampilkan para peserta, mulai dari tema Kerajaan Mesir Kuno, Bidadari Surga, Budaya Timur Tengah, hingga berbagai simbol pengingat kehidupan dan kematian seperti keranda jenazah dan tokoh-tokoh yang menggambarkan pentingnya muhasabah diri.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya replika unta, Ka’bah, berbagai kostum khas Timur Tengah, serta dekorasi yang dibuat secara mandiri oleh para siswa. Kreativitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan pawai di sepanjang rute perjalanan.
Pawai menempuh jarak kurang lebih 3 kilometer, dimulai dari lingkungan sekolah dan dilanjutkan menyusuri Jalan Jenderal Sudirman Palembang, sebelum akhirnya kembali menuju titik akhir kegiatan. Sepanjang perjalanan, para siswa dengan penuh antusias menyampaikan pesan-pesan Islami dan semangat hijrah kepada masyarakat.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Palembang, Muhammad Bustomi, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Islam, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan perubahan diri ke arah yang lebih baik.
“Hijrah yang diajarkan Rasulullah SAW bukan hanya berpindah tempat, tetapi juga berpindah dari kebiasaan yang kurang baik menuju pribadi yang lebih bertakwa. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa setiap tahun harus ada peningkatan dalam akhlak, ibadah, disiplin, dan prestasi. Semoga semangat hijrah ini menjadi bekal bagi kalian untuk menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat,” ujar beliau.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian datang dari kelas X.4 yang mengangkat tema Firaun dan Cleopatra. Dengan kostum yang detail dan dekorasi bernuansa Mesir Kuno, kelas tersebut berhasil menghadirkan suasana yang berbeda di tengah pawai.
Perwakilan kelas X.4 menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih bukan sekadar untuk menampilkan kemegahan peradaban Mesir, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran.
“Kami ingin mengingatkan bahwa sebesar apa pun kekuasaan manusia, semuanya akan kembali kepada Allah SWT. Kisah Firaun menjadi pelajaran tentang kesombongan, sedangkan sejarah peradaban Mesir mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan dan peradaban yang maju harus dibarengi dengan keimanan dan ketakwaan,” ungkap perwakilan kelas X.4.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, seluruh peserta disambut dengan refresh food yang telah disediakan panitia berupa bubur, susu, dan air mineral. Hidangan tersebut menjadi pelepas dahaga sekaligus penyemangat setelah para siswa menyelesaikan rute pawai dengan tertib dan penuh kegembiraan.
Pada sesi penutupan, Basith Assiri, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, menyampaikan tausiyah dan pesan muhasabah kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai waktu terbaik untuk mengevaluasi diri.
“Muharram mengajarkan kita tentang makna perjalanan hidup. Setiap hari yang berlalu adalah kesempatan yang tidak akan kembali. Karena itu, mari kita jadikan tahun baru ini sebagai awal untuk memperbaiki ibadah, memperbaiki hubungan dengan orang tua, guru, dan teman, serta meningkatkan semangat belajar. Jangan hanya meriah dalam perayaan, tetapi juga harus berubah dalam tindakan nyata. Hijrah yang sesungguhnya adalah ketika hari ini lebih baik dari kemarin dan esok lebih baik dari hari ini.”
Beliau juga mengingatkan bahwa generasi muda Muhammadiyah harus menjadi generasi yang berani bermimpi besar, memiliki karakter Islami, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kerja sama peserta, panitia kemudian mengumumkan para pemenang dalam kategori The Best Concept dan The Best Dresscode. Pengumuman tersebut disambut dengan sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang telah berusaha menampilkan penampilan terbaik mereka.
Kegiatan Pawai Muharram 1448 H ini menjadi bukti bahwa peringatan Tahun Baru Islam dapat dikemas secara kreatif, edukatif, dan menyenangkan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh utama kegiatan. Melalui semangat hijrah, seluruh warga SMA Muhammadiyah 1 Palembang diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
“Mari jadikan Tahun Baru Hijriah 1448 H sebagai awal langkah baru untuk meraih prestasi, memperkuat iman, dan menebar manfaat bagi sesama. Semangat hijrah, semangat berkarya, dan semangat menjadi generasi terbaik!”



