Pada pagi yang penuh khidmat, Gedung B SMA Muhammadiyah 1 Palembang menjadi saksi berlangsungnya kegiatan yang luar biasa bertajuk “Peluk Palestina.” Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum`at, 21 Februari 2025, mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB, dengan mengundang pemateri spesial, Syekh Bayan Abu Ali B Ais, seorang ulama dari Palestina yang sangat dihormati.

Syekh Bayan Abu Ali B Ais, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan cerita yang sangat menggugah hati mengenai kondisi terkini di Palestina. Beliau dengan penuh semangat mengisahkan perjuangan rakyat Palestina, mengingatkan pentingnya solidaritas dari umat Islam di seluruh dunia, dan menjelaskan kondisi terkini yang dialami oleh saudara-saudara di tanah suci tersebut. Selain itu, beliau juga membagikan kabar tentang perkembangan terkini di Palestina, menyoroti situasi yang semakin memprihatinkan namun juga semangat perlawanan yang tak kenal lelah dari masyarakat Palestina.

Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dan menyentuh hati seluruh peserta, terutama ketika Syekh Bayan menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya saling peduli dan berbagi. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Palestina, para peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Palembang turut berpartisipasi dalam penggalangan dana yang berhasil mengumpulkan total donasi sebesar Rp. 20.016.500. Donasi ini akan disalurkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di Palestina.

Dalam kesempatan yang sama, Bapak Muhammad Bustomi, M.Pd., selaku Kepala SMA Muhammadiyah 1 Palembang, turut memberikan seruan kepada seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar simbol solidaritas, tetapi juga bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Kita semua, sebagai umat Islam, wajib untuk saling mendukung dan menjaga semangat perjuangan mereka,” ujar Bapak Muhammad Bustomi. Beliau juga menambahkan, “Semoga apa yang kita lakukan hari ini, meskipun kecil, bisa memberikan manfaat yang besar bagi mereka yang membutuhkan di Palestina. Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk terus peduli dan berbagi.”

Kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun jarak memisahkan, semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama tetap kuat terjalin. Para peserta didik diharapkan dapat terus menjadi agen perubahan dan terus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, terutama untuk membantu Palestina yang tengah berjuang.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak orang yang tergerak untuk memberikan dukungan dan doanya, serta menjadikan perjuangan Palestina sebagai bagian dari perjuangan bersama umat Islam di seluruh dunia.